Wednesday, May 11, 2016

Traditional Approach

Model metodologi manajemen proyek Traditional Approach:

- Tahap inisiasi proyek (initiation)
  * Menentukan tujuan proyek secara rinci
  * Mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan
  * Menentukan ruang lingkup, jadwal proyek, kebutuhan sumber daya, batasan proyek
  * Menentukan kriteria keberhasilan proyek

- Tahap perencanaan proyek (planning)
  * Deskripsi detail dari definisi proyek.
  * Berisi: ruang lingkup, Jadwal proyek, rencana anggaran biaya, manajemen kualitas, sumber daya, manajemen resiko, manajemen komunikasi, pengadaan dan integrasi.
  * Hasilnya berupa “dokumen perencanaan proyek”.

- Tahap produksi atau pelaksanaan (execution)
  * Pelaksanaan proyek sesuai dengan dokumen perencanaan proyek.

- Tahap pengawasan dan pengontrolan (controlling)
  * Pengontrolan terhadap kegiatan suatu proyek.
  * Pengontrolan dilakukan apakah sudah sesuai dengan dokumen perencanaan atau tidak?
  * Apakah kegiatan tersebut sesuai estimasi biaya, waktu, atau sesuai target apa belum?
  * Bila belum sesuai, tindakan apakah yang harus dilakukan agar tujuan proyek bisa dipenuhi?

- Tahap penyelesaian proyek (closing)
  * Akhir kegiatan proyek, yaitu memberikan laporan tentang hasil yang diperoleh.
  * Harus diyakinkan bahwa semua deliverable proyek telah dipenuhi.
  * Catat outstanding task dan harus segera diselesaikan.
  * Jika semua sudah selesai, maka dilakukan pembubaran tim proyek.


1 comment:

  1. Sands Casino Review & Ratings | SEGA Online
    Read our Sands Casino review before you play, leave a rating or 마카오 샌즈 카지노 comment. Read why, and play online games, including blackjack, roulette,

    ReplyDelete