Friday, May 13, 2016

PENGGUNAAN FUNGSI IF DAN CASE DI MYSQL

1. Penggunaan If
Fungsi If adalah salah satu fungsi untuk mengetes suatu kondisi. Jika kondisi bernilai benar, maka fungsi IF akan mengembalikan nilai_benar, jika tidak benar maka akan mengembalikan nilai_salah.
IF(kondisi, nilai_benar, nilai_salah)
Contoh :
SELECT IF (1 < 2, "Benar", "Salah");
SELECT IF (1 > 2, "Benar", "Salah");

2. Penggunaan Case
Perintah CASE sering digunakan untuk menampilkan nilai tertentu dari beberapa barisan data dengan syarat-syarat atau kondisi yang kita berikan.
Perintah CASE ini mempunyai dua format :

a. Simple Case function :
Perintah CASE sederhana. Bentuk Sintaknya:
CASE input_expression
WHEN when_expression THEN result_expression
[ ...n ]
[
ELSE else_result_expression
]
END
Contoh :
SELECT nama, CASE prodi
WHEN 'SI' THEN 'Sistem Informasi'
WHEN 'TI' THEN 'Teknik Informatika'
ELSE ’Teknik Mesin’ END AS Prodi
FROM tbmhs;

b. Searched CASE Function:
Perintah CASE ini diikuti dengan syarat kondisi boolean, seperti >, <, >=, <= , dan lain-lain. Sintaknya sebagai berikut:
CASE
WHEN Boolean_expression THEN result_expression
[ ...n ]
[
ELSE else_result_expression
]
END
Contoh :
SELECT nim, ipk, CASE
WHEN ipk >3.50 THEN 'Lulus Istimewa'
WHEN ipk >2.75 THEN 'Lulus Sangat Memuaskan'
WHEN ipk >=2.00 THEN 'Lulus Memuaskan'
END AS Kelulusan from tbmhs;

0 comments:

Post a Comment